berita sehat

BPOM Buka Suara, Ini Daftar 10 Produk Skincare dan Kosmetik Berbahaya yang Paling Laku di RI

19
×

BPOM Buka Suara, Ini Daftar 10 Produk Skincare dan Kosmetik Berbahaya yang Paling Laku di RI

Share this article

Diungkap BPOM, Ini Daftar 10 Skincare-Kosmetik Berbahaya Paling Banyak Terjual di RI

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengungkapkan adanya penjualan produk skincare dan kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya. Dalam laporan terbarunya, BPOM menemukan sejumlah besar tautan penjualan produk yang tidak sesuai ketentuan di marketplace. Kepala BPOM Taruna Ikrar menyebutkan bahwa pada tahun 2025, sebanyak 197.725 tautan penjualan produk ilegal telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 73.722 tautan adalah penjualan kosmetik ilegal.

Dari ribuan akun yang telah di-takedown, BPOM mengidentifikasi dan meninventarisasi top 10 produk obat, obat tradisional, obat kuasi, suplemen kesehatan, kosmetik, dan pangan olahan ilegal/mengandung berbahaya yang beredar di marketplace. Salah satu produk yang paling banyak ditemukan adalah kosmetik ilegal yang mengandung hidrokuinon. Produk ini mencapai hampir 4,6 juta unit yang beredar di pasar Indonesia.

kosmetik ilegal mengandung hidrokuinon

Beberapa contoh skincare dan kosmetik yang ditemukan antara lain cream racikan farmasi, CAPPUVINI Matte Lip Glaze Dark Series, Body Whitening Super, Masker Gelatin, Magic Casa Chocolate Lip Glaze, Toner pelicin ekstrak lemon, HB IP, Zayora Salep Glowing, Myho Glitter Eyeshadow, dan Meidian Green Mask Stick. Produk-produk ini memiliki wilayah penjualan terbanyak di beberapa kota seperti Jakarta Timur, Kabupaten Tangerang, Kota Medan, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok.

daftar produk skincare dan kosmetik ilegal

Salah satu produk yang menjadi perhatian BPOM adalah toner pelicin ekstrak lemon yang dipastikan mengandung hidrokuinon. Penggunaannya berpotensi mengakibatkan penggelapan warna kulit, serta perubahan warna kornea dan kuku. Hal ini memicu kekhawatiran terhadap kesehatan konsumen yang menggunakan produk tersebut.

wilayah penjualan produk kosmetik ilegal

Beberapa produk dalam daftar top 10 ini tidak memiliki izin edar (TIE), sehingga berisiko tinggi untuk digunakan. Contohnya, Cream racikan farmasi dari Indonesia yang paling banyak dijual di Jakarta Timur. Sementara itu, CAPPUVINI Matte Lip Glaze Dark Series dari China paling banyak dijual di Kabupaten Tangerang.

Selain itu, Body Whitening Super dari Indonesia juga menjadi salah satu produk yang dilarang karena tidak memiliki izin edar. Produk ini paling banyak dijual di Kabupaten Kudus. Masker Gelatin dari Indonesia juga ditemukan dengan wilayah penjualan terbanyak di Kota Medan.

produk kosmetik ilegal yang beredar di pasar Indonesia

BPOM terus melakukan patroli siber di marketplace untuk memastikan keamanan produk yang beredar. Upaya ini dilakukan guna melindungi masyarakat dari risiko kesehatan akibat penggunaan produk ilegal. Hasil penelitian BPOM menunjukkan bahwa banyaknya produk ilegal yang beredar di pasar digital menunjukkan pentingnya regulasi dan pengawasan yang lebih ketat.

tim BPOM melakukan patroli siber di marketplace

Bagi masyarakat, penting untuk lebih waspada dalam memilih produk skincare dan kosmetik. Pastikan produk yang dibeli memiliki izin edar resmi dari BPOM. Jika menemukan produk yang mencurigakan, segera laporkan ke BPOM atau instansi terkait.

langkah-langkah menghindari produk kosmetik ilegal

FAQ

Apa saja bahan berbahaya yang ditemukan dalam produk kosmetik ilegal?

Bahan berbahaya yang ditemukan antara lain hidrokuinon, yang dapat menyebabkan penggelapan warna kulit dan perubahan warna kornea serta kuku.

Bagaimana cara mengenali produk kosmetik ilegal?

Produk ilegal biasanya tidak memiliki izin edar (TIE) dan sering kali dijual melalui platform online tanpa verifikasi yang jelas.

Apakah semua produk kosmetik yang dijual di marketplace aman?

Tidak semua produk aman. Banyak produk ilegal yang beredar di marketplace tanpa izin resmi dari BPOM.

Apa dampak jangka panjang dari penggunaan produk kosmetik berbahaya?

Penggunaan produk berbahaya dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang, termasuk iritasi kulit, kerusakan organ, dan bahkan keracunan.

Bagaimana BPOM mengatasi penyebaran produk ilegal?

BPOM melakukan patroli siber di marketplace dan menindaklanjuti pelaku penjualan produk ilegal. Selain itu, BPOM juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya produk yang aman dan legal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *